PENDEKATAN TRANSAKSIONAL TERHADAP PSIKOLOGI INDIGENOUS
“Indigeous Psychologies is scientific study of human behavior (or the mind) that is native, that is not transported from other regions and that is designed for is people”
Psikologi indigenous merupakan cabang dari ilmu psikologi yang mengkaji mengenai tingkah laku asli individu di dalam suatu daerah, dan tidak diperoleh dari daerah lain yang sengaja dirancang hanya untuk orang-orang yang berada dalam tempat / daerah tersebut.
Pendekatan transaksional merupakan pendekatan yang dilakukan dengan melihat perilaku manusia dengan tujuan tertentu yang dimana tujuan tersebut hanya ditetapkan untuk diri mereka sendiri. Keterampilan-keterampilan tertentu mereka kembangkan dengan keyakinan bahwa perilaku dapat mempengaruhi hasil yang diperoleh. Dalam hal ini, orang-orang cenderung termotivasi untuk mengendalikan hidup mereka sendiri untuk memperoleh hasil yang diinginkan dan menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan. Pendekatan ini tidak hanya berlaku untuk tiap-tiap individu, juga berlaku dalam kelompok. Dalam pendekatan ini, kualitas subjektif (misalnya niat, keyakinan, makna, dan tujuan) adalah suatu hubungan sebab akibat yang menghubungkan perilaku dengan lingkungan.
Mempelajari manusia yang pada dasarnya berbeda satu sama lain dalam suatu tempat merupakan suatu hal yang kompleks, dinamis, dan generatif. Oleh karena itu, diperlukan beberapa pendekatan untuk dapat mengkajinya. Pendekatan transaksional merupakan salah satu pendekatan deskriptif yang dimana bertujuan untuk memahami bagaimana individu tesebut berfungsi dalam konteks kebudayaan mereka. Dalam pendekatan ini mengakui dan menghargai pentingnya makna, maksud, dan tujuan dari tiap-tiap perilaku individu
Pendekatan transaksional terhadap psikologi indigenous dapat dilihat dari individu yang menempati suatu tempat atau daerah maupun suatu kebudayaan. Perilaku asli individu dalam suatu daerah dapat terlihat dengan menggunakan pendekatan transaksional ini. Perilaku asli dari tiap individu dapat diketahui dengan mengetahui tujuan-tujuan tertentu dari individu tersebut. Dengan tujuan tersebut, maka individu akan mengembangkan berbagai keterampilan dan memotivasi dirinya sendiri untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Dengan dilatarbelakangi oleh kebudayaan dan tujuan yang sama, individu akan membentuk suatu model perilaku yang memiliki kekhasan yang hanya dimiliki oleh kebudayaannya tersebut. model perilaku inilah yang kemudian membentuk individu-individu selanjutnya yang diajarkan dari generasi ke generasi. Mempelajari tentang perilaku individu dalam suatu kebudayaan tertentu, harus diketahui terlebih dahulu motif perilaku dan persepsi yang kemudian akan terlihat dengan bagaimana cara individu tersebut mengambil keputusan-keputusan terhadap suatu masalah maupun keputusan yang mengarahkan untuk bertindak.
TERIMA KASIH
Sumber:
Kim, U., Yang, K., & Hwang, K. 2006. Indigenous and nCultural Psychology. Understanding people in context. New York: Springer
Setiono, kusdwiratri. Psikologi Indigenous dan Indigenisasi sebagai Acuan Penelitian dan Terapan dalam Psikologi Perkembangan di Indonesia. 2010. Paper Universitas Padjajaran, Bandung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar