17/08/11

Catatan 5


Lain dan lain ketika kumemandang wajahmu
Kau membuatku terdiam dan terpana
Dan seolah merasuk langsung ke dalam palung jiwa
Kaulah bidadari sang penuntun arah
Arah yang kelak kan membawa pada jalan berisi tangtis dan tawa
Hingga kita memutuskan tuk hidup bersama dalam sebuah ikatan
Ikatan suci yang menuntun ke arah kebahagiaan abadi
Abadi yang menorehkan beribu kisah suka dan duka
Ibarat ikatan antara adam dan hawa
Hawa mewakili perempuan tercipta sebagai pendamping laki laki untu saling melengkapi
Begitupun aku dan dirimu tercipta

Catatan 6


Utuh cintaku padaku ketika kuputuskan untuk memilihmu
Menjalani setiap langkah dihidupku didampingi dirimu sang pelipur lara
Lara hati yang selama ini menggerogoti hati
Terpendam dan mengganggu jiwamu
Akan sejenak kubasuh dengan sucinya air cinta
Dan akan kusembuhkan dengan penawar rasasayang yang akan melapangkan jiwamu
Jiwa yang dulu terasa hampa telah kembali tersirami tetes embun kebahagiaan
Bersamamu kurasakan makna kebahagiaan dan bersamamu kulukiskan rasaku pada pelangi

Pelangi indah kemudian memberikan warna sekaligus makna
Indah di dalam kisah cinta abadi dua insani yang dilanda asmara

Catatan 7


Kehilangan untuk menemukanmu sebagai jalan menuju kebahagiaanku
Selangkah lebih maju dengan memilihmu dan meninggalkan masa lalu dalam kenangan
Lamunanku berharap dirimu adalah insipirasi terakhir
 Untuk setiap larik dalam puisiku

Kedatanganku kuharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan untukmu
Kutakut membuatmu bersedih, kutakut dirimu akan ragu saat melihat kekuranganku
Kuingin menjadi sosok yang sempurna dihadapanmu

Karena sedihmu adalah sedihku
Kenyummu adalah bahagiaku
Dan dirimu adalah bagian terndah dalam hidupku